JAKK Inc Eksis Menampilkan Wajah-Wajah Menyeramkan


Bagi Anda yang gemar menikmati segala sesuatu yang berbau horor atau mistis baik dalam bentuk cerita di film, buku, atau berbagai literatur lainnya, sepertinya tidak lengkap apabila belum mengenal sebuah komunitas penggemar horor di Indonesia yang cukup eksis yakni JAKK Inc.

Nama JAKK sendiri merupakan singkatan dari Jeritan Anda Kepuasan Kami, yakni sebuah komunitas untuk para pencinta horor, hantu, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal yang berbau mistik.

Singkatan dari "Jeritan Anda Kepuasan Kami" menggambarkan upaya komunitas ini untuk menciptakan hal horor sebagai sarana hiburan yang menyenangkan dan memacu adrenalin, serta sebuah lecutan untuk seluruh anggota agar memberikan upaya maksimal dalam berkreasi, dengan tambahan "Incorporated" sebagai tanda keseriusan dalam menjalani setiap kegiatannya

Lalu bagaimana komunitas ini berawal? Selalu satu pendiri JAKK Inc, Aruga mengatakan komunitas ini didirikan oleh para akademisi yang mengiyakan ajakan seorang rekannya empat tahun lalu untuk membuat obake-yashiki atau rumah hantu pada sebuah acara Japan Fair Universitas Darma Persada tahun 2010 lalu.

Setelah acara tersebut sukses, kegiatan pun semakin berkembang. Berbagai macam kegiatan seperti Norak (Nonton dan Teriak: acara nonton bareng dan diskusi), Kelam (Keluyuran Malam: jalan malam ke tempat angker dan mencari tahu cerita seram tempat itu), Kemenyan (Berkendara Menikmati Nyasar Bersama Teman: jalan keluar kota melewati jalur yang tidak biasa), dan Hyakumonogatari (Berbagi cerita seram. Setiap satu cerita selesai, satu lilin dimatikan).

Kegiatan yang juga JAKK Inc lakukan, antara lain, nonton bareng film horor, diskusi bersama, jalan-jalan malam ke tempat-tempat yang dikenal angker. Tujuan kegiatan tersebut adalah supaya para anggota JAKK Inc dapat membahas sejarah atau kisah dari tempat tersebut, dan gathering untuk bersilaturahmi.

"Dengan jadwal yang tentatif, kegiatan-kegiatan tersebut kami adakan dan arahkan agar menjadi sebuah kegiatan yang juga membawa manfaat," ujar Aruga. Jika belum ada tawaran masuk rumah hantu, para anggota komunitas berkumpul untuk belajar make-up karakter dan spesial efek, membuat kostum, menciptakan properti, serta melatih karakter tokoh-tokoh bertampang mengerikan tersebut. 

Latihan itu perlu dilakukan karena menurut Aruga, membuat takut orang itu akan lebih berhasil jika sudah mengenai sisi psikologis dari orang-orang yang akan melihatnya, seperti penampilan fisik atau perilaku karakter horor tersebut.

Untuk ketersedian kostum, Aruga mengatakan awalnya hanya pakai kostum dari baju-baju bekas milik sendiri. "Rata-rata baju SMA kita robek-robek lalu kita jahit ulang, pas udah punya modal, kita beli baju bekas di senen, temanya pun semakin beragam yang tadinya hanya kuntilanak dan pocong, tapi sekarang sudah punya karakter masing-masing ada setan Jepang, dan lain-lain," urai Aruga.

Sebagai komunitas pecinta horor, karakter horor yang ditampilkan JAKK Inc memang sangat beragam seperti monster, hantu, bahkan yang manusia pun bisa diciptakan karakter yang seram, seperti dalam film texas chainsaw dan lain-lain.

Lalu untuk urusan make up, meski ada beberapa yang paham dasarnya namun anggota dari komunitas ini rata-rata belajar secara autodidak untuk make up karakter dan lainnya. Mereka menggunakan situs You Tube sebagai sarana belajar. Dari berbagai video tutorial yang ada mereka belajar berbagai bentuk face painting.

Saat ini, komunitas yang lebih dikenal dengan Komunitas Rumah Hantu ini memiliki anggota yang rata-rata mahasiswa dari berbagai jurusan, ada sastra, desain, psikologi, bahasa, teknik, bahkan ada yang masih duduk di bangku SMA. 

"Keragaman background dari para anggota menjadi sebuah kekuatan kami untuk saling bertukar ide. Contohnya untuk anak sastra, dia punya banyak referensi mengenai cerita rakyat, legenda, mitologi dari berbagai negara yang bisa kita angkat karakter setannya," ucao Aruga

Lebih lanjut Aruga mengatakan, sumbangsih anggota dari mahasiswa psikologi bisa mengetahui bagaimana caranya mempengaruhi rasa takut pengunjung dengan hanya permainan sound dan lighting, kemudian rekan-rekan jurusan desain sebagai eksekutornya.

Sampai saat ini jumlah anggota aktif yang masih berkegiatan adalah sekitar 30 orang dengan simpatisan di berbagai kota berjumlah 500 orang dan JAKK Inc juga sudah melebar ke Surabaya.

Tampil Di Berbagai Tempat

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya salah satu kegiatan yang cukup rutin dilakuakan JAKK Inc adalah membuat rumah hantu. Berbagai lokasi sudah disambangi JAKK Inc untuk menghibur masyarakat sekaligus menunjukkan eksistensi mereka.

Contohnya saat mereka tampil dalam pameran bertema teknologi seperti Mega Bazaar Computer (MBC) 2013 Jakk Inc menghadirkan rumah hantu bernama Sanitarium, Room of Astray. Dalam ruangan berukuran sekira 12x6 meter tersebut, JAKK Inc berhasil membuat pengunjungnya ketakutan.

Dalam pameran komputer terbesar ini pengunjung selain melihat berbagai produk teknologi seperti laptop, smartphone, tablet, kamera, dan masih banyak lagi., ternyata juga dapat melihat beragam hantu yang berkeliaran. Ini adalah kali kedua JAKK Inc meramaikan acara yang diadakan Dyandra Promosindo tersebut. 

Hantu-hantu tersebut akan berkeliaran dan mengajak pengunjung untuk datang ke rumah hantu di sekitar lokasi pameran. Selain itu ada juga rumah hantu "Panic Chamber" yang di buka selama dua hari pada saat penyelenggaraan UrbanFest 2011. 

"Panic Chamber" dibuka dari siang hari sampai pukul 18:00 WIB, lalu dibuka kembali kira-kira pada pukul 19:00 WIB sampai pukul 22:00 WIB. Hantu hari pertama dengan hantu hari kedua dibedakan jenisnya. Begitu pula dengan hantu siang hari dengan hantu malam hari. Tujuan pembedaan ini adalah untuk variasi. 

Posisi para hantu dalam rumah hantu pun berubah-berubah tergantung dari tipe pengunjung yang masuk atau tergantung dari mood para hantu itu sendiri, sehingga para pengunjung tidak akan bisa menebak-nebak apa yang akan terjadi di dalam rumah hantu.

Sesuai nama komunitasnya, rumah hantu tersebut diwarnai dengan berbagai jeritan, terutama dengan kaum hawa. Di dalam rumah hantu, sudah menunggu beberapa anggota JAKK Inc yang berkostum seram, lengkap dengan dandanan bernuansa darah, dan topeng yang membuat wajah mereka terlihat membusuk. 

Meskipun terlihat seram dan berdarah-darah, para hantu itu tidak berbau amis, malah mereka berbau wangi seperti kue. Ternyata, bahan-bahan di balik dandanan seram itu memang berupa bahan makanan.

"Untuk efek darah, kita buat dari pewarna kue, tepung maizena, bubuk cocoa, dan pasta stroberi," ungkap Aruga yang juga berperan sebagai make up artist. Aruga mengatakan komunitas ini bersifat non komersil, dan keuntungan yang didapat dari kegiatan rumah hantu akan digunakan untuk kepentingan riset dan pembelajaran.

"Pembelajarannya lebih kepada pembuatan kostum dan alat-alat make up. Dan sisa dari hasil yang ada akan dimasukan ke dalam kas," imbuh Aruga.

Berikut ini adalah Rangkuman kegiatan yang telah dilakukan JAKK Inc :

-Indonesia Game Festival 2013, 06 -10 Maret 2013
-Japan Fair Universitas Darma Persada 2013, 23 -24 Februari 2013
-Jakarta Game Show 2012, 31 Oktober -04 November 2012
-Japan Fair Universitas Darma Persada 2012, 11 -12 Februari 2012 
-Haunted Toilet Sekolah PPM Manajemen, 24 Januari 2012
-UrbanFest 2011, 18 -20 November 2011
-Sen Yuurei no Matsuri Binus University 2011, 30 -31 Juli 2011 
-Gakuensai Universitas Darma Persada 2011, 16 -17 Juli 2011
-Japan Fair Universitas Darma Persada 2010, 29 -30 Januari 2010 

Aksi gentayangan:
-Earth Hour Indonesia 2013 (Taman Proklamasi), 23 Maret 2013
-UrbanFest 2012, 24 -25 November 2012
-JakCloth 2011, 09 -11 Desember 2011

Training talent rumah hantu:
-Rumah Pocong (Pocong Indonesia) dari Citra Talenta, 07 -11 Juli 2012

Talkshow:
-Makko Go! Show: Halloween Special, 25 Oktober 2012 

(san/R-5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar